Masalah Aktual Kesehatan Mental Remaja pada saat ini,
Kegagalan pembentukan identitas diri
Menurut J. Piaget, awal masa remaja terjadi transformasi kognitif yang besar menuju cara berpikir yang lebih abstrak, konseptual, dan berorientasi ke masa depan (future oriented). Remaja mulai menunjukkan minat dan kemampuan di bidang tulisan, seni, musik, olah raga, dan keagamaan. E. Erikson dalam teori perkembangan psikososialnya menyatakan bahwa tugas utama di masa remaja adalah membentuk identitas diri yang mantap yang didefinisikan sebagai kesadaran akan diri sendiri serta tujuan hidup yang lebih terarah. Mereka mulai belajar dan menyerap semua masalah yang ada dalam lingkungannya dan mulai menentukan pilihan yang terbaik untuk mereka seperti teman, minat, atau pun sekolah. Di lain pihak, kondisi ini justru seringkali memicu perseteruan dengan orangtua atau lingkungan yang tidak mengerti makna perkembangan di masa remaja dan tetap merasa bahwa mereka belum mampu serta memperlakukan mereka seperti anak yang lebih kecil.
Secara perlahan, remaja mulai mencampurkan nilai-nilai moral yang beragam yang berasal dari berbagai sumber ke dalam nilai moral yang mereka anut, dengan demikian terbentuklah superego yang khas yang merupakan ciri khas bagi remaja tersebut sehingga terjawab pertanyaan ’siapakah aku?’ dan ’kemanakah tujuan hidup saya?’
Bila terjadi kegagalan atau gangguan proses identitas diri ini maka terbentuk kondisi kebingungan peran (role confusion). Role confusion ini sering dinyatakan dalam bentuk negativisme seperti, menentang dan perasaan tidak percaya akan kemampuan diri sendiri. Negativisme ini merupakan suatu cara untuk mengekspresikan kemarahan akibat perasaan diri yang tidak kuat akibat dari gangguan dalam proses pembentukan identitas diri di masa remaja ini.
sumber : http://www.idai.or.id/remaja.asp
Selasa, 20 Maret 2012
Kesehatan Mental
PENGERTIAN KESEHATAN MENTAL
Istilah Kesehatan Mental di ambil dari konsep mental hygiene. Kata mental di ambil dari bahasa Yunani, pengertiannya sama dengan psyche dalam bahasa latin yang artinya psikis, jiwa atau kejiwaan. Jadi istilah mental hygiene dimaknakan sebagai kesehatan mental atau jiwa yang dinamis bukan statis karena menunjukkan adanya usaha peningkatan. (Notosoedirjo & Latipun,2001:21).
Zakiah Daradjat(1985:10-14) mendefinisikan kesehatan mental dengan beberapa pengertian :
1. Terhindarnya orang dari gejala - gejala gangguan jiwa (neurose) dan dari gejala - gejala penyakit jiwa(psychose).
2. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan dimana ia hidup.
3. Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan segala potensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin, sehingga membawa kepada kebahagian diri dan orang lain; serta terhindar dari gangguan - gangguan dan penyakit jiwa.
4. Terwujudnya keharmonisan yang sungguh - sungguh antara fungsi - fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem - problem biasa yang terjadi, dan merasakan secara positif kebahagian dan kemampuan dirinya.
Dari definisi tersebut, kesehatan mental menurut saya adalah terhindarnya seseorang dari gangguan kejiwaan, mampu beradaptasi dengan lingkungannya, berbuat dan berpengetahuan yang memiliki tujuan untuk berkembang dan memanfaatkan segala potensi, dan mampu menghadapi masalah-masalah yang terjadi, serta merasakan kebahagiaan dan kemampuan dirinya sendiri.
SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL DI INDONESIA
1. Dahulu Kala
Gangguan jiwa dianggap kemasukan dan terapi yang dilakukan adalah mengeluarkan roh jahat.
2. Zaman Kolonial
Sebelum ada RSJ, pasien ditampung di RSU. Yang ditampung hanya yang mengalami gangguan Jiwa berat.
3. Pada tanggal 1 Juli: 1882 : RSJ pertama di Indonesia, 1902 : RSJ Lawang, 1923 : RSJ Magelang, 1927 : RSJ Sabang (jauh dari perkotaan.
Perawat pasien bersifat isolasi dan penjagaan (custodial care) : Stigma dan Keluarga menjauhkan diri dari pasien.
4. Dewasa ini hanya satu jenis RSJ yaitu RSJ punya pemerintah
5. Sejak tahun 1910, mulai dicoba hindari costodial care (penjagaan ketat) dan restraits (pengikatan)
6. Mulai tahun 1930, mulai terapi kerja seperti menggarap lahan pertanian
7. Selama Perang Dunia II dan pendudukan Jepang, upaya kesehatan jiwa tak berkembangan.
8. Proklamasi, pekembangan baru : Oktober 1947 pemerintah membentuk Jawatan Urusan Penyakit Jiwa (belum bekerja dengan baik) dan Tahun 1950 pemerintah memperingkatkan Jawatan Urusan Penyakit Jiwa, meningkatkan penyelenggaraan pelayanan.
9. Tahun 1966
- PUPJ Direktorat Kesehatan Jiwa, UU Kesehatan Jiwa No.3 tahun 1966 ditetapkan oleh pemerintah, dan Adanya Badan koordinasi Rehabilitasi Penderit Penyakit Jiwa (BKR_PPJ) dengan instansi diluar bidang kesehatan.
10. Tahun 1973, PPDGJI yang diterbitkan tahun 1975 ada integrasi dengan puskesmas
11. Sejak tahun 1970an, pihak swasta pun mulai memikirkan masalah kesehatan Jiwa.
12. Ilmu kedokteran Jiwa berkembang.
- Adanya sub spesialisasi seperti kedokteran jiwa masyarakat, Psikiatri Klinik, kedokteran Jiwa Usila dan Kedokteran Jiwa Kehakiman.
- Setiap sub Direktorat dipimpin oleh 4 kepala seksi, Program yang diputuskan pada masyarakat dengan prioritas pada Heath Promotion.
- Sub Program Pebaikan Pelayanan : Fokus Psychiatric – medical – care, penekanan pada curative service (treatment) dan rehabilitasi
- Sub program untuk pengembangan sistem : fokus pada peningkatan IPTEK, Continuing education, research administrasi dan manajemen, mental health information.
- Sub program untuk estabilishment community mental health : diseminasi ilmu, fasilitasi RSJ swasta – perijinan, stimulasi kontruksi RSJ swasta, kerja sama dengan luar negeri (ASEAN, ASOD, COD, WHO, dan AUSAID)
Jumat, 14 Oktober 2011
Netiquette
Netiquette merupakan panduan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di lingkungan Internet. Dengan mematuhi peraturan ini, maka akan sangat bermanfaat dan membantu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain.
Beberapa aturan yang ada pada Netiquete ini adalah:
1. Mengamankan komputer dengan memasang anti virus
2. Jangan terlalu mudah mengupload data pribadi
3. Menghargai pengguna lain di internet
4. Jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat
5. Jangan berusaha mengambil keuntungan secara illegal dari internet
6. Jangan berusaha mengganggu privasi orang lain
7. Jangan menggunakan huruf kapital terlalu banyak
Sebagai orang Asia, dimana sopan santun dan tata krama adalah bagian dari kultur kita, hal tersebut harus dipegang erat. Sebab kultur ramah tamah tersebut, sebenarnya adalah jati diri kita. Dan jati diri kita harus dipertahankan.
Contoh kasus :
Jagalah kehormatan diri sebagaimana kita menjaganya dalam kehidupan nyata. Jangan hanya karena kita merasa tidak dikenali lalu berlaku kasar atau tidak pantas. Misalnya, membuat status di jejaring sosial Facebook melontarkan kata-kata kasar berupa caci maki untuk orang lain seperti layaknya orang yang tidak berpendidikan.
Minggu, 09 Oktober 2011
Pemanfaatan Internet
Internet adalah jaringan informasi yang hanya dapat di akses melalui komputer. Ada komputer yang mengirim dan memasukkan data informasi, komputer yang lain bisa terhubung dengan jaringan informasi atau melalui saluran telepon atau radio untuk mengakses dan mencari berbagai data.
Internet dapat digunakan untuk mengakses data sebanyak-banyaknya dalam satu sistem dan dapat di akses kembali dari komputer yang terhubung dimana saja dan kapan saja secara bersamaan.
Jaringan internet yang telah mengglobal ini memungkinkan seseorang mengakses sumber informasi di seluruh dunia dengan mudah, termasuk informasi dalam bidang pendidikan. Adapun manfaat internet bagi pendidikan adalah dapat menjadi akses kepada sumber informasi yaitu sebagai perpustakaan on-line, sumber literatur, akses hasil-hasil penelitian, dan akses kepada materi-materi belajar , akses kepada narasumber bisa dilakukan tanpa harus bertemu secara fisik, dan sebagai media kerjasama internet bisa menjadi media untuk melakukan penelitian bersama atau membuat semacam makalah bersama.
Para pelajar merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet, karena berbagai refrensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Pelajar tak lagi harus kesulitan mencari buku-buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah . Cukup memanfaatkan search engine, materi-materi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Selain menghemat tenaga dan biaya dalam mencarinya, materi-materi yang ditemui di internet cenderung lebih up to date.
Para pelajar merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet, karena berbagai refrensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Pelajar tak lagi harus kesulitan mencari buku-buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah . Cukup memanfaatkan search engine, materi-materi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Selain menghemat tenaga dan biaya dalam mencarinya, materi-materi yang ditemui di internet cenderung lebih up to date.
Dengan memperhatikan segala kelebihan dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar bagi kita tentunya internet diharapkan memiliki dampak yang positif bila dibandingkan dengan pemanfaatan sumber-sumber belajar konvensional lainnya, dalam kaitannya dengan prestasi belajar siswa yang menggunakannya, apalagi bila mempertimbangka fakta dalam penelitian dari Wilfrid Laurier University (1998), Canada yang menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan World Wide Web (www) dalam pembelajarannya terbukti dua kali lebih cepat waktu belajarnya dibanding mahasiswa klasikal, 80% mahasiswa tersebut berprestasi baik dan amat baik, serta 66% dari mereka tidak menggunakan bahan cetak (hard copy). Sehingga dengan mempertimbangkan fakta diatas, kita mungkin bisa mencontohnya, dengan memanfaatkan fasilitas internet yang telah difasilitasi oleh sekolah, dapat lebih memberdayakan internet lebih luas, tak hanya sebatas sebagai media hiburan, seperti friendster dan chatting, yang seperti selama ini kita lakukan.
Minggu, 02 Oktober 2011
Pengalaman Menggunakan Internet
Perkembangan teknologi terus meningkat seiring waktu, seolah-olah tiada hentinya. Salah satu teknologi yang sangat berpengaruh dan juga memberi kemudahan bagi manusia adalah adanya Internet. Internet banyak memberi kita kemudahan mengenai segala hal. Kita dapat mengetahui semua informasi tentang apapun yang terjadi di dunia dengan mudah. Bahkan kini internet telah menjalar hampir diseluruh Indonesia. Sehingga memudahkan anak-anak bangsa untuk mencari ilmu pengetahuan.
Ayah mulai mengenalkan saya dengan teknologi internet ketika saya duduk di bangku SD. Dimana pada saat itu saya mendapat tugas, dimana bahan tugas tersebut harus dicari melalui internet. Perlahan ayah mengajari saya bagaimana cara memanfaatkan teknologi yang sudah ada ini. Ternyata tidak begitu sulit untuk membiasakan diri menggunakan internet. Saya banyak belajar dari teknologi ini, karna adanya internet sangat memudahkan segala pekerjaan saya. Hingga saya memiliki alamat e-mail sendiri. Mulai bermain dengan jaringan komunikasi yang ada, mulai dari Friendster, Facebook, Myspace, Twitter, dan jaringan komunikasi lainnya. Kemajuan teknologi membuat jarak tidak begitu berarti. Karena dengan internet, dapat membuat yang jauh menjadi terasa dekat.
Internet juga memiliki pengaruh yang sangat besar bagi penggunanya. Baik itu pengaruh baik maupun pengaruh buruknya. Karena seiring berkembangnya teknologi, kepandaian manusia juga berkembang. Semua berada ditangan kita sebagai pengguna. Selama mengenal internet, saya selalu mengingat pesan ayah tentang internet. Karena tidak semuanya baik. Hal-hal negative itu hanya perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin merusak moral manusia. Jadi sebagai pengguna, saya harus dapat memilih-milih mana yaang baik dan yang tidak. Dan begitulah seharusnya pemikiran setiap pengguna internet.
Langganan:
Postingan (Atom)